Dikotakkatik [Video Editing][Photograph][News][Kuliah]

Pages

::[Copyrights]::

::[Let's Chekidot]::

Sunday, January 6, 2013

Tugas Ke-8 Materi Kreatif TV "Bambang Warih Kusuma" (Broadcast)

"Bambang Warih Kusuma"


                                                                          www.tempo.co.id

Bambang Warih Kusuma adalah seorang yang berprinsip berbeda pada calon-calon kandidat DPD yang lainnya, keinginannya yang selalu menjadi tolak ukur sebagai calon kandidat DPD, saat ini beliau sebagai  salah satu politikus di DPD.

Sementara itu, ada hasrat ia sebagai pemimpin bangsa ini belum sepenuhnya terpenuhi, karena itulah judul film ini "Saat Menebar Mimpi"... Mungkin ini lah suatu motivasi hidup beliu berantusias ingin menjadi seorang pemimpin. Seiring waktu, bila saja dalam pola berfikir kreatif dalam kerangka paradigma yang berbeda-beda akan dengan mudah menemukan penyelesaian permasalahan yang kita hadapi. Itu memerlukan sebuah cita pandang yang cerdas dan akurat sebelum kita melangkah pada program dan aksi yang lebih terperinci seakan dalam mindset otak kita berproses secara divergen.

Melihat dari beberapa aspek kehidupan ia dalam bersosialisasi dengan rakyat kecil, itu menunjukkan bahwa beliau lebih Pro Rakyat sesuai dengan apa yang di promosikan pada saat menjelang pemilu DPD yang akan diselenggarakan pada saat itu. 

Hampir lebih kurang 3000 orang mulai dari kalangan masyarakat menengah keatas sampai menengah kebawah, beliau berhasil merekrut khalayak, semata-mata agar memilih beliau sebagai kandidat DPD. 
Namun ada beberapa sumber media dari LSM mengatakan dengan mem-Persuasif kepada rakyat kecil agar dapat merekrut sebanyak mungkin orang agar memilih beliau, haruslah berpartisipasi dalam promosinya dengan terjun kangsung ke lapangan agar masyarakat pun bisa dapat menilai dengan penilaiannya tersebut, untuk dipilih agar terus memperhatikan rakyat yang kurang distribusi apapun itu, karena sebenarnya masyarakat lebih tertarik kepada orang yang ingin berprinsip Dari Rakyat... Oleh Rakyat... Untuk Rakyat...
tidak hanya semata-mata door to door ke rumah (Nyogok Uang... Oh,,NO!)
maka itu hal tersebut salah satu faktor untuk meyakinkan rakyat memilih calon yang bisa memberi bukti bukan hanya janji saja.

Saat film dokumenter tersebut diputar yang berisi tentang kritikan terhadap aparat politik sekarang agar lebih jelas dalam menjalankan wewenang dan kewajibannya. Bambang Warih Kusuma pun mengajak warga-warga yang tinggal di dalam pelosok pemukiman untuk memilih beliau sebagai Dewan Perwakilan Daerah. Pria yang juga mengikuti paham uni sosial demokrat ini juga mengajarkan para warganya bagaimana cara mencoblos dia dalam pilkada nanti. walaupun hal itu tidak tersampaikan olehnya. Namun semangat dan antusiame di dalam hidup dia tetap terus dikembangkan dan tak pernah padam. 
Semua ini menjadi pengalaman dan bahan pembelajaran untuk dapat lebih mendapatkan peluang emas suatu saat nanti ia meraih mimpi besarnya.


Just Thanks For :

Semoga bermanfaat. . .  
Silahkan kunjungi blog Gallery Foto saya, dengan link dibawah ini :


Best Regard, 
Shandry Fadlyka
Read more

Tuesday, October 9, 2012

Tugas Ke-7 Materi Kreatif TV "Atjeh Lon Sayang" (Broadcast)


"Atjeh Lon Sayang"

 
www.google.com

Mind Mapping :
- Deskripsi
- Inspirasi
- Kesimpulan


Deskripsi :
Pada 6 tahun silam, tepat pada Desember tahun 2006. Sesaat di Aceh telah mengalami bencana yang sangat besar. Bencana berupa gelombang besar “ Tsunami “ dengan kekuatan gelombang mencapai 7,8 SR(Skala Richter), cukup menegangkan dan sangat memprihatinkan sesaat bencana tersebut melanda tanah air Aceh. Sesaat saja di mulainya film dokumenter oleh Pak Dosen (Syaiful Halim). Sangat terkesan sekali melihat film tersebut, selain menampilkan kejadian bencana yang dasyat,  dari film tersebut menceritakan desas-desus kejadian di Aceh.
Tidak hanya rumah dan gedung-gedung disana yang hancur. Namun juga, ribuan rumah nyawa menjadi saksi kejadian tragis itu. Tsunami tersebut menyapu bersih halaman Aceh, termasuk manusia, binatang, dan kehidupan sebagian yang berada disana. Lebih parahnya lagi yang bertempat tinggal di pesisir pantai, (NAD).
Suasana ini tergambar betapa murkanya Allah SWT atas tindakan menyimpang manusia termasuk di Aceh yang mungkin tidak semua orang ketahui.Banyak kejadian aneh yang mengisyaratkan adanya kebesaran Allah SWT, yaitu salah satunya munculnya 2 kelopak mata besar di langit. Sesaat kejadian tersebut menerka Aceh. Kelopak mata tersebut mengarah ke tempat terjadinya Tsunami. Dan lebih mengherankan lagi, tsunami yang melanda usai menjelang waktu magrib tiba. Peristiwa ini mengakibatkan setengah kehancuran halaman di Aceh. Dengan seketika, seluruh perumahan hancur dan rata dengan tanah tanpa ada yang tersisa.
Suasana gemerlap terasa sesaat malam tiba setelah bencana tersebut, kian mencekam terdengar isak tangis anak-anak yang kehilangan sanak saudaranya.Setelah itu, semua penduduk Indonesia pun sangat trauma atas kejadian tersebut, dengan cepatnya Aceh yang sekejap dilandaTsunami. Bantuan pun tiba dengan segera, baik dari dalam Negeri maupun Luar Negeri. Berbagai jenis makanan , minuman,  sembako, obat-obatan dan pakaian bekas dikumpulkan untuk dibagikan di tenda-tenda pengungsi, untuk salinan dan perlengkapan mereka. Semoga hal ini menjadi keprihatinan kita semua, dan untuk warga Aceh sendiri menjadi tersadar dengan terkaitnya bencana dan konflik yang terjadi saat itu(GAM).

Inspirasi :
Hal ini juga menginspirasi saya untuk melihat keadaan film documenter Atjeh Lon Sayang yang memiliki kejadian hampir sama dengan musibah di Negara Jepang. Ribuan bahkan jutaan penduduk tewas seketika dan mayat-mayat tergelatak dimana-mana. Hanya satu-satunya masjid yang tersisa usai tsunami melanda. untuk berbesar hati ingin rasanya untuk menjadikan tempat objek pembuatan film bernuansa Alam seakan Aceh akan bangkit kembali.

Kesimpulan :
Peristiwa di aceh harus bisa kita simpulkan bahwa kita harus tetap ingat kepada Allah dengan cara menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Banyak korban jiwa yang tergelatak dimana-mana termasuk tempat yang tidak seharusnya mereka dapatkan. Puluhan orang bergegas lari untuk menghindar dari terjangan tsunami. Namun apalah daya, semua hanya sia-sia dan bagi mereka yang mendiami masjid beruntungnya masih terselamatkan. Selain itu, dalam film ini, kita jangan menyesali apa yang sudah terjadi, lebih baik bersyukur dengan apa yang sudah diberikan Allah SWT. mungkin cobaan ini akan meyadarkan kita untuk berbuat baik, dan semoga semuanya ada hikmah yang kita terima.



Just Thanks For :

Semoga bermanfaat. . .  
Silahkan kunjungi blog Gallery Foto saya, dengan link dibawah ini :


Best Regard, 
Shandry Fadlyka

Read more

Monday, October 8, 2012

Tugas Ke-6 Materi Kreatif TV "Interview" (Broadcast)

"Interview"


www.google.com
 NaraSumber "Moldy Purnama" Mahasiswa Mercubuana.

Mind Mapping :
- Deskripsi
- Kebiasaan
- Pergaulan
- Perkuliahan
- Hobby


Moldy Purnama lahir di tangerang, 18-September-1992. Ia sangat gemar sekali dengan Beatbox(Ketrampilan bernada dengan mulut). Ia mengambil jurusan Visual Communication(KomVis) di Univ. Mercubuana, setelah saya  membuka obrolan kecil dan sambil mewawancari Ia, saya pun tertarik dengan Beatbox-nya. Ia salah satu anggota Karawaci BeatBoxer.

Awalnya saya tertarik mewawancarai Ia, karena satu sisi Ia sangat supple dan care bergaul dengan teman-teman di kampus. Biasanya ia kongkow bareng teman-temannya di kantin ‘Cafe Orange’.
Selain itu, Ia memiliki sifat yang humoris.pokonya open banget deh!!!
Kacamata hitam yang ia gunakan sebagai gaya yang cool, Ia pakai setiap kali bergaul dengan teman kampus.
Perokok ? bisa dibilang demikian , tidak asik kalau bergaul tanpa rokok “ Djarum Black “ ujarnya . Kuliah di kampus Cuma sebagai tempat ia tebar pesona dengan wanita-wanita kampus ? “ Tampang gue kan keren San , masa gak gue manfaatin buat ngedeketiin cewe-cewe kece dikampus , “  Kebetulan sih saya pun tergiur dengan kepercayaan dirian Moldy , gayanya yang lumayan cool membuat dirinya tambah dikenal dengan para mahasiswi dikampus .. ia rela menghabiskan hari-harinya dikampus walaupun dia tidak ada jam kuliah dan semata-mata hanya ingin tebar pesona kepada para mahasiswi yang lain ..

Gulai adalah salah satu menu makan kegemarannya , hampir setiap selesai mata kuliahan ia selalu memesannya di Kedai Tante , ia selalu memuji menu favoritnya itu , “ enaknya menu gulai ini , membuat gue ketagihan dan ingin nambah lagi “ ujarnya dalam hati , setelah itu ia pun bergegas untuk diwawancarai dengan singkat , bahwa ia selain sebagai mahasiswa eksis dikampus ia pun mengikuti organisasi yang cukup bergengsi dikampusnya yaitu Taekwondo … dia semakin berbangga diri , gayanya pun mulai terlihat lebih oke , supple dan gemar dalam bidang olahraga , dirumah pun dia selalu bermain Badminton dikala malam hari …selain itu dia pun hampir bisa menguasai semua alat music seperti , Gitar Melody , Bass , Drum dan yang tak kalah pentingnya dia pun bisa memainkan music BeatBox (memaikan irama dengan suara dari mulut)

Ia mengenal suasana perkuliahan dikampus lebih awal karena ia Mahasiswa tahun 2009 , ia selalu informative kepada temen-temannya yang membutuhkan informasi sekilas tempat ia kuliah , bila ia ditanya dengan temannya berapa yang dia ambil per Sks tahun ini , ia hanya ‘Tersenyum Kecil ‘ . mengapa demikian ? karena ia mengingat beberapa prolog yang saya dapatkan mengenai informasi tentang pergaulan ia dikampus , membuat saya juga memahami arti dari ‘Senyuman Kecil’ tersebut . ia pun mengakhiri wawancara yang saya tuturkan beberapa pertanyaan kepada dirinya , karena ia ingin melanjutkan tujuan utamanya , yaitu Tebar Pesona kepada lawan jenisnya.


Just Thanks For :

Semoga bermanfaat. . .  
Silahkan kunjungi blog Gallery Foto saya, dengan link dibawah ini :


Best Regard, 
Shandry Fadlyka

Read more

Tugas Ke-4 Materi Kreatif TV "Situasi Kantin(UMB)" (Broadcast)

"Situasi Kantin(UMB)"



Mind Mapping :
- Situasi
- Deskripsi
- Inspirasi
- Kesimpulan

Situasi : 
Terlihat di kantin 'cafe orange' mercubuana, sangat ramai di kunjungi mahasiswa dan mahasiswi mercubuana perpaduan warna antara baju dan celana ditiap bangku kantin silih berganti(sangkin ramainya). Berbagai kegiatan mahasiswa/i banyak dilakukan di kantin,mulai dari mengerjakan tugas kuliah, kongkow dengan teman, dan menikmati makanan,minuman,dan cemilan kecil menjadi suatu keseharian mengisi kekosongan waktu luang sesaat pada jam istirahat.
Sesekali ku menoleh kesuatu kedai yang ada di kantin. Saya melihat antrian panjang pun memadati kedai tersebut,teman-teman kampus sering menyebutnya kedai 'Tante' yang menjual berbagai menu makanan dan minuman. Yg sering di nikmati yaitu "Gulai" makanan khas di kedai tersebut.
banyak yang bilang masakan Gulai tersebut lezat dan gurih .

Deskripsi :
Tidak terfokus dengan kedai tersebut, saya pun meninjau dari beberapa hal kecil dikantin, yang mungkin menarik untuk dijadikan ide yang ingin saya curahkan terkaitnya dengan tugas yang ingin saya buat,yaitu tugas Mind Mapping materi kuliah 'Kreatif TV'.
Dari riuhnya obrolan tiap-tiap bangku kantin,seolah meramaikan seisi ruang kantin yang ada saat ini, terdengar alunan lagu Pop dan Akustik yang disiarkan oleh Organisasi Penyiar Mercubuana untuk menghibur aktivis dan Mahasiswa/i yang berada di kantin.

Selain dari pada itu, Ada berbagai fasilitas yang disediakan oleh kampus, yaitu,Tv flat 42 inchi yang ditempatkan di sudut tembok kantin. Menjadi ajang tontonan umum serta hiburan, sambil menemani obrolan dan menikmati menu makanan di kantin. Kendati selain itu, TV tersebut digunakan sebagai mediasi hiburan dan sumber informasi seperti siaran berita dan segala informasi lainnya.

Waktu semakin siang,semakin ramai pula mahasiswa/i yang berkumpul dikantin yang terlihat saat ini. Semula terlihat dari beberapa angkatan dan tiap mahasiswa/i fakultas lainnya. mulai dari angkatan tahun "lama" hingga mahasiswa/i baru (MaBa). Bersorak-sorai seakan perbincangan îτϋ menjadi sebuah hubungan interksi aktivis satu dengan yang lainnya seakan meramaikan kampus. Terlihat Dari beberapa wajah mahasiswa/i yang sedang galau, lesu, sedih, senang, melamun , îτϋ semua terlihat di kantin.

Inspirasi : 
Kendati demikian, setelah saya mencoba untuk mendeskripsikan suasana dikantin. sebab, mungkin banyak mahasiswa/i pada saat waktu senggang ataupun jam istrahat, meluangkan waktunya untuk berbincang maupun mengerjakan tugas kuliah dikantin tersebut.
Saya terinspirasi bahwa, bila saja tersedia di setiap sudut kantin di berikan fasilitas ruang perpustakaan kecil dengan media yang lengkap . Perpusatakaan îτϋ sebagai sarana pembelajaran dan diskusi , visualisasi interaktif juga berfungsi sebagai media pembelajaran pada saat waktu senggang. Sebab demikian, agar mahasiswa/i lebih terfokuskan tidak hanya aktif untuk berdiscuss di kelas,namun yang saya inginkan pengelola kampus lebih mengembangkan fasilitas ini sebagai  tempat pengembangan untuk berdiscuss. Mungkin saja apabila ada dosen pengajar yang tidak hadir, ada baiknya kekosongan waktu tersebut diisikan untuk membuat forum pembelajaran diperpustakaan tersebut.dengan Ϊηϊ Agar terciptanya mahasiswa/i yang aktif akan pengetahuan.

Kesimpulan : 
Setelah saya  memberikan beberapa gagasan utama yang menjadi bahan deskripsi 'Situasi' yaitu kedai 'Tante' ,mungkin selain menikmati berbagai menu makanan dan minuman dikedai tersebut.  Tertuangkan beberapa ide sebagai opini mahasiswa/i aktif, ada baiknya pengelola kampus, menyediakan fasilitas perpustakaan kecil di sudut kantin. Agar terciptanya mahasiswa/i yang aktif akan ilmu pengetahun .  Serta ada pembekalan wawasan yang lebih luas.


Just Thanks For :

Semoga bermanfaat. . .  
Silahkan kunjungi blog Gallery Foto saya, dengan link dibawah ini :


Best Regard, 
Shandry Fadlyka



Read more

Monday, October 1, 2012

Tugas Ke-5 Materi Kreatif TV(Kelompok) "Saat Kalumpang Bercocok Tanam" (Broadcast)

"Saat Kalumpang Bercocok Tanam"


www.google.com

 Mind Mapping :



- Deskripsi
- Topik
- Tujuan 
- Premis
- Elemen Cerita
- Kesimpulan
- Inspirasi

Deskripsi :
Di tengah perbukitan dan arus deras Sungai Karomah, Kalumpang masih menyimpan catatan pra-sejarahnya. Persisnya, setelah, seorang arkelog Belanda, HR van Heekeren, atau Tuan Delapan, pada tahun 1942, mengungkap berbagai temuan tentang awal masa bercocok-tanam. Momentum itu membuat Kalumpang senantiasa menjadi ajang penelitian para arkeolog, untuk mendapati bukti-bukti pra-sejarah lain.

Tim Filmmaker mencoba menapaktilasi ekspedisi HR van Heekeren, melalui situs-situs dan saksi sejarah yang masih hidup. Perjalanan itu sendiri dimulai dari kota Mamuju, Sulawesi Barat. Dengan sebuah mobil Kijang, tim harus melintasi jalan-jalan sulit dan berbagai perkampungan. Namun, kesan eksotis mewarnai setiap panorama yang dijumpai.

Pada perjalanan hari pertama, Tim Filmmaker juga harus menggunakan sebuah ponton, untuk menyebrangi Sungai Karamah. Bahkan, tim juga harus bermalam di tenda, persis di tepian Sungai Karamah. Acara makan malam menjadi awal diskusi napak-tilas arkeolog Belanda itu. Selanjutnya, mereka harus melanjutkan perjalanan darat sekitar enam jam untuk mencapai Kawasan Kalumpang – sekitar 60 kilometer dari kota Mamaju. Perjalanan eksotik nan menantang harus dilakukan, ketika Tim Potret harus menggunakan perahu katinting untuk mencapai Desa Seseppe. Karena, hadangan batu dan arus dari hulu membuat perahu katinting benar-benar diuji ketangguhannya.Di antara perjalanan nan melelahkan itu, Tim Filmmaker akan mengungkap makna temuan Arkeolog asal Belanda itu. Persisnya, melalui situs-situs yang didapat di Desa Minanga Sipakko dan Bukit Kemasi. Untuk memperjelas penggambaran masa itu, mereka juga merusaha memvisualkannya dalam fragmen-fragmen sederhana, sebagai sebuah flashback. Bahkan, seorang saksi sejarah yang juga mengikuti saat eksapasi, juga akan menuturkan catatan kecilnya.
Berbeda dengan film dokumenter sebelumnya, “Saat Kalumpang Bercocok-Tanam” lebih banyak menampilkan gambar. Tidak ada narasi. Sebagai gantinya, dialoh di antara anggota Tim Filmmaker menjadi sumber informasi.
Nama kalumpang sesungguhnya sangat asing buat saya. Bisa jadi, sebagian besar masyarakat ditanah air pun belum mengenalnya. Apalagi mengetahui sejarah yang dimilikinya. Karena itu, ditawarkan oleh Asfryanto-perised saya- untuk dijadikan sebuah film dokumenter , maka saya harus benar-benar memutar otak. Dimana sesungguhnya kalumpang ? Ada apa dengan kalumpang ? Apa menariknya untuk di filmingkan bla bla bla....
Berbagai pertanyaan pun makin bermunculan, kawasan kalumpang berada disebelah timur kota mamuju, SULAWESI BARAT . Jarak dari mamuju menuju kalumpang sekitar 60 km. Sama dengan jarak jakarta-Bogor. Namun, dengan medan yang terlalu berat jalanan seluruhnya tidak dilapisi aspal,hanya masih asli tanah merah, dilapisi kerikil-krikil tajam jika hujan, bisa dibayangkan prasarana umum itu warga setempat menggunakan mobil HARD_TOP tua bergardan ganda untuk mencapai tempat itu.
Kawasan kalumpang dimukimi oleh sekitar 4000 jiwa disejumlah dusun banyak kemiripan dengan suku toraja tetapi mereka lebih suka menyebut dirinya dengan nama suku KALUMPANG.
Karena mereka percaya, adat istiadat yang dimilikinya memang berbeda dengan orang-orang toraja kawasan tersebut banyak dikunjungi para peneliti terutama dari kalangan arkeolog. Tujuannya adalah situs-situs dikawasi dan minanga sipako meskipun demikian , kalumpang tetap saja menjadi daerah terpencil. Kekayaan arkais disana seakan tidak mampu mengangkat nama permukaan untuk mempromosikan ketempat yang lebih terhormat.
Menurut catatan sejarah bercocok tanam pada zaman prasejarah dikawasan itu pertama kali dilakukan oleh dua arkeolog belanda, AA cense dan VAN steincallenvels, pada tahun 1933.
Berdasarkan temuan mereka akhirnya mengundang arkeolog belanda lain,  HR Vanheekeren, untuk mendatangi kalumpang pada tahun 1949. Tujuannya menggali lebih dalam dan menggali jejak-jejak bangsa Austronesia dipedalaman mamuju itu seperti juga pada pendahulunya , Heekeren harus menelusuri sungai karamah selama hampir sepekan untuk mencapai kawasan kalumpang Asfiyanto sempat menyerahkan buku sejarah indonesia karangan nugroho notosusanto sebagai bahan refrensi. Ternyata , kalumpang menjadi pembahasan sendiri. Artinya siswa-siswa IPS atau mahasiswa jurusan sejarah pasti mengenal baik nama kalumpang mengingat buku itu kan bacaan wajib bagi mereka.
Alam yang eksotis , perjalanan jauh ketempat terpencil, pun harus melewati  daerah-daerah sulit, sudah  pasti menjadi tawaran yang menggiurkan. Karenanya  ornamen-ornamen estetika , yang memberikan keindahan gambar. Keterpencilan lokasi jelas akan menghadirkan carita dramatis selama perjalanan. Ditambah adanya situs-situs arkeologi sejarah kehadiran HR Vanheekeren , jelas menjadi alasan yang tepat untuk melakukan petualangan  dan  pembuatan film dokumenternya karena, berdasarkan hasil riset yang diserahkan oleh Asfryanto sudah terlihat arah yang bakal dibidik. Termasuk kawasan cerita yang akan dipilih. Ketika nama arkeolog Belanda Hr vanheekeren diajukan lengkap dengan data perjalanannya maka bayangkan ada nilai lebih dalam perjalanan itu kian terasa.

Topik :
Situs-situs arkeologi dikalumpang

Tujuan:
Menggambarkan perjalanan HR vanheekeren saat mengungkap keberadaan situs-situs arkeologi dikalumpang

Premis :
“Petualangan untuk menapak – tilasi perjalanan hr vanhekeren kekawasan kalumpang .

Elemen Cerita :
1.    Petualangan: perjalanan filmaker dalam berbagai situasi saat menuju kawasan kalumpang, perjalanan menuju situs-situs dan desa terdekat.
2.    Profil kawasan kalumpang : gambaran umum  lokasi , rumah adat ,tokoh-tokoh adat aktivitas warga, pusat kegiatan ekonomi, panorama, dsb.
3.    Situs-situ : Situs dibukit dan minanga sipako
Profil kalumpang juga mendapat porsi bukan hanya ekstetika gambar ragam budaya dan kondisi sosialnya juga layak untuk diungkapkan bayangkan sebuah tempat terpencil dan jauh dari jangkauan tapi tempat itu terbilang sangat bernilai.

Kesimpulan :
Kawasan kalumpang dimukimi oleh sekitar 4000 jiwa disejumlah dusun banyak kemiripan dengan suku toraja tetapi mereka lebih suka menyebut dirinya dengan nama suku KALUMPANG.
Karena mereka percaya, adat istiadat yang dimilikinya memang berbeda dengan orang-orang toraja kawasan tersebut banyak dikunjungi para peneliti terutama dari kalangan arkeolog. Tujuannya adalah situs-situs dikawasi dan minanga sipako meskipun demikian , kalumpang tetap saja menjadi daerah terpencil. Kekayaan arkais disana seakan tidak mampu mengangkat nama permukaan untuk mempromosikan ketempat yang lebih terhormat.
Menurut catatan sejarah bercocok tanam pada zaman prasejarah dikawasan itu pertama kali dilakukan oleh dua arkeolog belanda, AA cense dan VAN steincallenvels, pada tahun 1933. Karenanya  ornamen-ornamen estetika , yang memberikan keindahan gambar. Keterpencilan lokasi jelas akan menghadirkan carita dramatis selama perjalanan.
Profil kalumpang juga mendapat porsi bukan hanya ekstetika gambar ragam budaya dan kondisi sosialnya juga layak untuk diungkapkan bayangkan sebuah tempat terpencil dan jauh dari jangkauan tapi tempat itu terbilang sangat bernilai.

Inspirasi :
Dilihat dari kegiatan Suku Kalumpang ,seperti bercocok tanam, kami terinspirasi untuk bekerja keras dari kegigihan suku Kalumpang walupun suku tersebut terdapat diwilayah terpencil(Sulawesi).
Dengan hasil alam dan keindahan yang terdapat disana pun masih asri.
Selain itu,Kalumpang Memberikan sebuah keindahan alamnya dan juga terdapat arkeolog-arkeolog yang masih menimbulkan pertanyaan.
Sedimikian pertanyaan tersebut? Bahwa kami membayangkan seperti misteri yang belum kami ungkapkan dalam cerita ini. Sebuah perjalanan ini Sangat  cukup memberikan kesan dokumenter “sang pemberani” bila mengikuti jejak  petualang  untuk pergi kesana.
Setelah  menelaah perjalanan di Kalumpang,yang masih perlu mengeksprolasi dengan arkeolog-arkeolog yang terdapat disana! Ingin rasanya, salah satu dari kelompok kami pergi kesana. selain ingin mengetahui seberapa banyak arkelog2 dan kehidupan suku Kamulang.  Kami ingin menelaah sebuah mata pencaharian di suku tersebut.
Ini menjadi sebuah petualangan untuk kami jelajahi, karena penasan dengan medan jalan yg cukup untuk di lalui. Sepertinya seru untuk mengeksloprasi menjadi sebuah dokumenter!



Just Thanks For :

Semoga bermanfaat. . .  
Silahkan kunjungi blog Gallery Foto saya, dengan link dibawah ini :


Best Regard, 
Shandry Fadlyka
Read more